SEBONGKAH MERAH HATI
Saat lampu dinyalakan
panggung membara tersapu
cahaya warna warni
Pemain tonil berjalan
perlahan mengendap lalu
menghilang di belakang
layar
Tiba seorang perempuan
menyeruak pentas
meludah
Kemudian lampu pun padam
penonton pulang membawa
sebongkah merah hati
*sebuah sajak lama kutulis ulang demi sebuah pertemuan denganmu pagi ini*
Lenteng Agung 91 – Bogor 09
Tidak ada komentar:
Posting Komentar