SELAYANG BAYANG

SELAMAT DATANG

adalah ruang di mana ada kehidupan yang saling menghidupi. Mungkin ada puisi, mungkin ada cerita, mungkin ada renungan atau oleh-oleh kecil atas sebuah perjalanan, mungkin ada imaji, bahkan mungkin sekedar omelan belaka. Suka maupun tak, apabila berkenan, tinggalkan jejak kata.
Apapun, selamat menikmati. Semoga menjadi inspirasi.
Terima kasih telah berkunjung.

Kamis, 29 Maret 2012

PUISI


MARET, SUATU SIANG YANG MENDUNG


Maka pergilah jiwa-jiwa bersayap putih itu ke langit berselimut awan-awan. Berputar menari-nari, menari-nari bersenandung riang gembira. Baginya nyata sudah pengembaraan tiada akhir, tiada akhir. Bahwa semesta yang diamanatkan adalah bumi dengan lengkung pelangi. Dengan hujan dan badai. Dengan terik mentari gurun merana. Dengan misteri hutan hujan. Dengan kedalaman rahasia isi hati manusia.



Bogor, 1203

Kamis, 22 Maret 2012

PUISI


KETINGGIAN INI



Ketinggian ini membuatku gamang
Akan matahari yang begitu dekat
Kabut tiba-tiba memekat
Tanah berpijak goyah
Dan angin meniup deras

Ketinggian ini aku dekat dengan mu
Sejauh tangan menjangkau
Sedekat jiwa meraih
Aku memahami mu

Terima kasih telah kau berikan aku sayap
Membuatku terbang tiada henti
Melawat negeri-negeri antah berantah
Menengok rembulan
Memeluk mentari

Namun aku adalah manusia
Yang seharusnya melata
Menanam benih
Berpeluh darah
Memeluk bumi

Ketinggian ini membuatku gamang
Ketinggian ini membuatku ingin pulang





Bogor 1203

Rabu, 21 Maret 2012

PUISI


( tanpa judul )




berakhir sudah Requiem in D Minor, K 626 - Dies Irae
mata masih menatap layar berpendar
tak pergi ke mana

malam mengintip dari luar
kipas angin menari-nari
juga pikiran ini




Bogor 1203

Senin, 12 Maret 2012

PUISI


PEMANDANGAN


Siang tadi
Pemandangan luntur oleh hujan
Bak lukisan cat air kanak-kanak




BOGOR 1203

Selasa, 14 Februari 2012

CELOTEH


YANG TERCATAT DI DINDING

( coretan entah puisi entah apa namanya yang begitu saja tertuang di dinding facebook saya )





ditemani secangkir kopi, hujan di luar jendela, memejam mata....
*9 Februari 2012


dongeng masa kecil dulu, konon, bumi berdengung di malam hari. Sebentar aku mau mendengarkan itu.
*9 Februari 2012


secangkir kopi menatap hujan
*10 Februari 2012


Matahari pagi tersenyum. Juga dirimu
*12 Februari 2012


ku pikir puisi telah pecah di jalanan. digilas kendaraan. ditendang pejalan kaki. dibakar matahari. disiram hujan. mengalir ke gorong-gorong. mengendap dalam sampah.

maukah kau menemukannya
*13 Februari 2012


Sedang menikmati cinta dalam secangkir kopi dan senja yang basah. Karena cinta ada setiap hari. Pada matahari. Pada embun pagi. Pada hujan. Pada senyuman. Pada gelap malam. Pada bintang gemintang. Pada bumi. Pada apa saja. Utamanya pada diri sendiri.
*14 Februari 2012